|
Alih Teknologi Perubahan Cuaca Memperbaiki Moral Bangsa |
|
Ditulis Oleh Kiting Damalis
|
|
Thursday, 14 January 2010 |
Konferensi Perubahan Cuaca XV diselenggarakan oleh PBB di Kopenhagen (CPO15) diikuti oleh 194 negara anggota PBB berakhir tanggal 18 Desember 2009 dengan hasil tidak memuaskan banyak pihak. Anni Iwasaki (57) jurnalis senior mantan anggota Foreign Press Centre Jepang di Tokyo yang selama 15 tahun mewakili harian Media Indonesia Jakarta ini, telah meliput banyak konperensi internasional di Jepang khususnya sejak kelahiran Kesepakatan Kyoto yang akan berakhir tahun 2012. Anni, sekaligus penggagas pembangunan masyarakat Indonesia ilmiah, teknologi dan industri Perubahan Cuaca Inspirasi dari Jepang. Justru mengatakan "puas" dengan keputusan politik yang dihasilkan oleh KTT tersebut. Dibawah ini kami turunkan wawancara. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
JIKA BOM WAKTU MELEDAK diSEKTOR FINANSIAL AMERIKA SERIKAT |
|
Ditulis Oleh Anni Iwasaki
|
|
Wednesday, 10 December 2008 |
|
Berlarut-larutnya dialog dengan Korea Utara memunculkan dugaan kuat setelah Iraq negeri itu adalah target pemboman selanjutnya oleh pemerintahan Presiden Bush. Namun hanya beberapa saat sebelum pemilu presiden AS berakhir, pada tanggal 18 Okt lalu tanpa diduga Presiden George W Bush betul-betul menghapuskan Korea Utara dari daftar dugaan negara teroris. Dan menyatakan kesediaan negeri itu di inspeksi aktivitas nuklirnya oleh Washington. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 22 December 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Proaktif Terhadap Situasi Politik dan Ekonomi Global Era Presiden Barack Hussein Obama |
|
Ditulis Oleh DR Hc Anni Iwasaki
|
|
Tuesday, 27 January 2009 |
|
Tentang pidato program ekonomi pembangunan infrastruktur AS pada tgl 8 Jan 2009 oleh elected Presiden AS Barack Obama, Paul Krugman pemenang hadiah Nobel Economy thn 2008, Profesor Ekonomi dan International Study dari Princestone University mengatakan, “Whatever the explanation, the Obama plan just doesn’t look adequate to the economy’s need. To be sure, a third of loaf is better than none. But right now we seem to be facing two major economic gaps: the gap between the economy’s potential and its likely performance, and the gap between Mr Obama’s stern economic rhetoric and his somewhat disappointing economic plan” kepada koran The New York Times, 9 Jan 2009.-Apapun penjelasannya rencana Obama tidak sepadan dengan yang dibutuhkan oleh ekonomi. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 22 December 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 4 dari 6 |